Showing posts with label thought's. Show all posts
Showing posts with label thought's. Show all posts

Sunday, January 13, 2013

everything's happen for a reason

thought's




Pernah gak loe, BERPIKIR seperti ini.

'huwaaa, enak ya jadi dia career pathnya jelas, karirnya bagus'
Tuhan kasih jawaban 'dia punya career path bagus, penghasilan bagus, TAPI udah gak punya ayah, maminya sekarang udah tua dan sakitnya suka kambuh. Mau?'

'huwaaa, enak ya jadi dia anak orang kaya, tajir banget, semua hal bisa dia miliki'
Tuhan kasih jawaban 'dia anak tajir, punya segalanya, TAPI sahabatnya sedikit.. susah punya sahabat tulus karena banyak yang mendekati dia dengan tagline friends with benefit. Mau?'

'huwaaa, enak ya jadi dia udah nikah, udah punya anak bla bla bla..'
Tuhan kasih jawaban 'dia emang udah nikah, udah punya anak TAPI dia gak punya kebebasan seperti loe yang masih single dan happy. NGERTI?'

Mungkin career path gw so so, penghasilan ya cukuplah (gede-gede amat juga enggak, kecil juga enggak), mungkin gw masih single belum dikasih punya pasangan tapi itu semua dibayar dengan orang tua yang masih sehat walafiat, keadaan keluarga yang harmonis dan gw masih punya kebebasan waktu untuk diri gw dan masih bisa menikmati ME TIME lebih banyak.

Kalo dipikir-pikir ya worth it kan? Tuhan Maha Tahu apa yang pas buat kita.
Seringkali gw denger orang ngedumel.
'ampun deh kerjaan kok kayak gini-gini amat'
'ampun deh kantor jauh amat'
'ampun deh gak dapet bonus tahunan yang gede..'
'ampun deh pacar gw nyebelin banget'
etc. bla bla bla..

Tapi pernah gak mereka mikir, kalo :
Kerjaan loe kayak 'gitu' amat padahal masih banyak orang diluar sana yang pengangguran?

Kantor loe jauh amat, masih mending kan punya kantor yang bisa dijangkau sama busway atau kendaraan umum lainnya daripada loe ngantor tapi ditengah utan, yang menkangkaunya harus pake mobil 4WD?

Bonus tahunan loe gak gede, tapi lumayan kan dapet bonus? pikirin coba yang status pekerjaannya outsource yang gak bisa dapet bonus?

Pacar loe nyebelin, tapi seenggaknya loe punya pasangan kan? masih banyak kaum single menunggu diluar sana untuk dapat pasangan (curcol)

Dan segala hal umpatan, ketidaksyukuran lainnya gak bisa ditulis disini.
Everything's happen for a reason!
Bahkan gw percaya disetiap kejadian malang, buruk sekalipun semuanya punya alasan kenapa hal itu terjadi.

Ok, lah loe mungkin bertanya-tanya kenapa loe bisa 'stuck' dikantor atau keadaan yang sekarang
Tapi loe punya sabahat loyal kan dari temen kantor loe?
Loe punya penghasilan bahkan ilmu baru kan dari tempat 'stuck' itu?

dan bahkan mungkin banyak hal-hal kecil lainnya yang kalo loe pikirin bisa membuat pandangan loe berubah jadi rasa syukur.






Saturday, January 5, 2013

Home is, where the heart is

Lagi suka berpikir, setelah sekian lama bekerja
Suka timbul pertanyaan iseng.. where is your passion?
Basi sih, tapi entah kenapa akhir-akhir ini kata itu suka mengusik.

Kalo bisa dibilang, saya termasuk 'beruntung' mungkin dalam hal mendapatkan pekerjaan
Semua dapat rejeki pekerjaan dari teman.
Gak bangga juga sih, tapi mungkin emang rejekinya itu selalu dapet dari orang terdekat. Itu aja.

Dengan sifat impulsif yang cukup besar, saya cenderung beralih pekerjaan dari satu ke yang lainnya, sesukanya
Tapi memang dasarnya 'pede' dan yakin bisa, jadi ya gak masalah sih ganti-ganti career path.
Toh, semua berjalan dengan baik dan 'berhasil' menurut saya.
Tapi entah kenapa ya semakin kesini makin ingin kembali ke dunia masa lalu ya.
Dunia yang secara 'sengaja' saya tinggalkan.
Dunia yang menurut saya 'menghabiskan darahku, menusuk tulangku' itu
Tapi ya meski berdarah-darah ya tetap 'mengena' dihati.

Ibarat kayak seorang kekasih yang sudah pernah dicampakkan dengan sengaja oleh pasangannya, tapi tetap aja nikahnya sama mantan kekasihnya itu.
Oh, love is blind. So what they say.

Kemarin ada teman kampus yang nikah.
Bukan dengan orang baru dalam kehidupan teman saya ini, tapi dengan mantan kekasihnya dulu.
Dimana mereka pernah putus sambung dan berdarah-darah bersama (kembali)
Lalu disatukan dalam satu ikatan pernikahan.
Mereka menikah. Baru saja.

Beberapa hari yang lalu saya baca tweet dari seseorang dalam timeline saya
Tweet dari seorang praktisi hukum.
Isinya kurang lebih seperti ini :
'it's all about where you're going, no matter where you've been'

so, where is my Home then?

Wednesday, January 2, 2013

how it feel's to lose a 'mentor'

Pernah gak loe merasa sangat bosan dengan semua rutinitas kerjaan yang sama itu-itu aja.
Merasa sepertinya kalo loe gak punya harapan atau titik terang akan masa depan terhadap apa yang loe kerjakan sekarang?

Well, me been there. Done that.
Hampir 1 tahun gw merasa capek, bosan dan mentok terhadap job desc yang gw lakukan.
Gak ada peningkatan. Merasa kalau apa yang gw punya itu lebih dari apa yang bisa gw lakukan sekarang.
Dan yang loe butuhkan hanya satu yaitu KESEMPATAN.

Trus, mungkin doa gw didengar Tuhan.
Datanglah orang baru dalam kehidupan pekerjaan gw. New boss. New Mentor.
Gak cukup kedatangan 1 tapi gw langsung punya 2 bos baru.
Well, this is new (dalam hati)

Time flies, so fast pada saat itu.
Dengan bos baru ini, dapat insight baru, dapat pengetahuan baru dan banyal hal lainnya.
Pada akhirnya gw tau apa yang seharusnya gw lakukan kedepannya, nantinya gw akan didevelop jadi apa, apa yang harus gw capai untuk setahun kedepan, plus skill apa aja yang gw harus punya untuk 'berkembang' seperti yang mereka mau.
HAPPY, hanya satu kata yang gw rasakan saat itu.

Meskipun tantangan berhadapan dan bekerja dengan orang baru enggak mudah.
Deadline baru, disiplin baru, pembelajaran baru semua didevelop dari NOL sampai mungkin ya semi berdarah-darah mati-matian mengikuti pola dan ritme kerja 2 bos baru gw itu.
But, its ok. Karena emang gw siap sih sebetulnya untuk tantangan semacam itu.

Tapi that won't last that long. Time change. People easy come, easy go.
Belum ada setahun masing-masing dari mereka resing karena satu dan lain hal.
Sedih, pusing, dan yang paling menyakitkan menurut gw adalah rasa kehilangan pegangan akan suatu harapan yang jelas kedepannya.
I feel so sad. Kenapa disaat gw merasa tau gw akan dibentuk jadi apa tiba-tiba semuanya menghilang.

its true what people say, it's hard to find a good Boss, but it's even harder to find a good Mentor.


But, i'll choose to move on. Well, sh*t happened, all you have to do is wash your hands and go get another life.
Setidaknya gw tau sekarang gw ingin jadi apa dan apa yang gw harus lakukan untuk kedepannya.
So yeah, i still have a little hope in me.